Lagi Diet, tapi Pengen Makan Mie? Terapin 6 Tips Sehat Ini

Lagi Diet, tapi Pengen Makan Mie? Terapin 6 Tips Sehat Ini

Temukan tips makan mie instan tanpa merusak diet

ig
twt
tiktok

Siapa, sih, yang nggak suka mie instan? Dengan proses pembuatan yang simpel, harga terjangkau, dan rasa yang bikin ketagihan, tak heran jika mie instan jadi makanan favorit banyak orang. Namun, bagi kita-kita yang lagi diet—khususnya diet sehat, mengonsumsi mie instan bisa jadi tantangan tersendiri alias jadi merasa “bersalah”. Iya, gak, sih? Tentu, karena mie instan tinggi akan kandungan lemak, kalori, dan natrium yang mendorong kenaikan berat badan. Sedangkan, kandungan protein, serat, vitamin, dan mineral yang diperlukan untuk diet seimbang cenderung rendah. Kurangnya protein dan serat pada mie instan ini dapat memicu lonjakan gula darah dan meningkatkan keinginan buat ngemil yang manis-manis. Terus gimana? Apa pejuang diet nggak boleh makan mie sama sekali? Tidak juga. Kabar baiknya, kita tetap bisa menikmati mie favorit tanpa harus mengorbankan usaha diet yang sudah dijalani. Dengan beberapa perubahan, mie bisa jadi bagian dari menu diet sehat. Berikut adalah beberapa tips yang bisa dicoba:

1. Kontrol Porsi

Saat diet, penting untuk mempertimbangkan apa yang kita makan dan seberapa banyak porsi makanan tersebut. Sama halnya ketika makan mie instan. Usahakan makan mie instan nggak lebih dari satu sampai dua porsi saja dalam sebulan. Yang nggak kalah penting untuk diingat, jangan makan mie instan campur nasi, karena asupan karbohidrat sudah ada pada mie. Sebaliknya, ganti nasi dengan sayuran segar dan protein untuk membuat hidangan lebih bergizi, mengenyangkan, dan menambah nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

2. Tambahkan Banyak Sayuran

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, sayur-sayuran segar seperti brokoli, wortel, tomat, bayam, dll bisa banget dicampurkan ke dalam hidangan mie instan. Sayuran tersebut kaya akan vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh, serta dapat membantu menyeimbangkan asupan gizi. Sayuran juga memberikan serat yang penting untuk pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Selain itu, rasa hidangannya juga jadi akan lebih bervariasi.

3. Pilih Protein yang Sehat

Untuk menyeimbangkan asupan gizi, ada protein yang juga perlu ditambahkan ke hidangan mie instan. Beberapa pilihan protein yang bisa ditambahkan antara lain telur rebus, dada ayam, tahu, tempe, ikan, dan lain-lain.

4. Kurangi Penggunaan Bumbu

Untuk dapat menikmati hidangan yang sehat, disarankan untuk tidak menggunakan keseluruhan bumbu dari kemasan mie instan, karena jumlah natrium atau kandungan garam pada bumbu tersebut memenuhi 50% kebutuhan harian natrium pada manusia. Sementara itu, dalam sehari, kita pasti mengonsumsi makanan lain yang juga mengandung natrium. Sehingga, dikhawatirkan konsumsi natrium yang berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi.

Mengurangi penggunaan bumbu tidak berarti mengurangi kelezatan santapan mie instan. Kita bisa beralih pada bumbu-bumbu alami racikan sendiri yang lebih segar dan sehat. Penambahan bawang merah, bawang putih, kecap, garam, atau bumbu lainnya bisa dilakukan sesuai selera.

5. Usahakan Tidak Makan Mie Instan sebelum Tidur

Ketika tidur, organ-organ yang mencerna makanan bekerja lebih lambat. Sehingga, tidak dianjurkan makan menjelang tidur, apalagi makanan yang tinggi kalori dan karbohidrat seperti mie instan.

6. Pilih Jenis Mie yang Lebih Sehat

Pemilihan jenis mie instan juga nggak kalah penting dilakukan untuk mendukung diet sehat. Saat ini, tersedia berbagai macam produk mie dari bahan-bahan alami dan berkualitas. Produk-produk tersebut biasanya memiliki kandungan kalori dan karbohidrat yang lebih rendah dari mie instan biasa. Kandungan serat dan proteinnya pun lebih tinggi.

Kalau kamu masih bingung dengan pilihan mie dari bahan alami, Ecopia.id telah menyediakan produk-produk mie sehat yang berbahan dasar wortel, buah naga, singkong, dan kelor. Produk-produk tersebut dipastikan aman dan cocok buat kamu yang ingin menikmati mie instan tanpa khawatir merusak program diet.

Ecopia Indonesia
calendar

June 4

© PT Teman Sehat Sejahtera, Indonesia